Vitamin c adalah suatu zat
senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita yang berfungsi
untuk mambantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh. Tanpa vitamin
manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan dapat melakukan
aktifitas hidup dan kekurangan vitamin dapat menyebabkan memperbesar
peluang terkena penyakit pada tubuh kita.
Vitamin C
sering disebut sebagai rajanya vitamin, Itu karena vitamin C memang
memiliki banyak manfaat. Selain bersifat antioksidan yang mampu melawan
radikal bebas, vitamin C juga berperan dalam meningkatkan sistem
kekebalan tubuh.
Vitamin c
sangat dibutuhkan, terutama di kota besar. Belum lagi radikal bebas
berupa polusi dari asap kendaraan bermotor dan rokok, serta lainnya,
makin bertebaran. Semua itu membuat tubuh rentan terhadap berbagai
gangguan kesehatan. Daya tahan gampang menurun dan serangan radikal
bebas membuat sel-sel tubuh mudah rusak dan tak mampu berfungsi dengan
baik. Salah satu akibat dari proses kerusakan secara cepat itu adalah
penuaan kulit lebih dini.
Dosis konsumsi vitamin C yang ideal
adalah 75 miligram per hari. Perempuan hamil dan ibu menyusui sudah
tentu harus mengonsumsi vitamin C lebih besar dari jumlah itu. Ada juga
yang berpendapat cukup mengonsumsi 200 miligram sehari. Bagi orang yang
hidup dengan stres atau mereka yang tinggal di kota besar yang penuh
polusi, dosis 500 miligram adalah dosis yang cukup baik.
Berbagai manfaat vitamin C bagi kesehatan antara lain:
Antioksidan Terbaik
Vitamin
C adalah antioksidan yang sangat penting dalam tubuh. Kita perlu
Vitamin C sebagai garis depan pertahanan melawan radikal bebas. Di sini,
fungsi utamanya adalah untuk menangkap radikal bebas dan
menetralisirnya sebelum radikal bebas itu bisa merusak sel dalam tubuh
kita.
Dalam tubuh, radikal bebas 'ditangani' oleh banyak vitamin
dan mineral dalam tubuh Anda. Apa yang membuat vitamin C begitu penting?
Pertama, karena vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam
air, dan air ada di mana-mana di dalam tubuh kita, di dalam semua
sel-sel tubuh dan dalam ruang-ruang di antaranya. Karena radikal bebas
ada di mana-mana di seluruh tubuh, maka tubuh kita memerlukan vitamin C
untuk selalu siaga dimana-mana untuk menanganinya.
Kedua,
antioksidan kuat lain seperti Vitamin E dan enzim antioksidan seperti
superoksida dismutase (SOD) dan glutathione perlu Vitamin C untuk dapat
melakukan fungsinya dengan baik.
Vitamin C juga diperlukan oleh
enzim-enzim lain dalam mengumpulkan dan menyaring racun seperti timah
dan zat polutan dalam tubuh Anda. Sekarang ini dampak polusi lingkungan
hampir mustahil untuk dihindari. Semakin cepat racun keluar dari dalam
tubuh, semakin sedikit kerusakan yang bisa ditimbulkannya. Perlindungan
anda yang terbaik adalah vitamin C dosis tinggi.
Menurunkan Resiko Penyakit Jantung
Vitamin
C sangat penting untuk sintesis kolagen. Kolagen berbentuk serabut kuat
dan merupakan jaringan ikat penting untuk kulit, otot, pembuluh darah,
dan bagian tubuh penting lainnya. Kekurangan vatamin C cenderung
melemahkan landasan struktur untuk pembuluh darah, jantung, dan otot
jantung.
Peran vitamin C dalam pembentukan kolagen merupakan
faktor positif untuk mencegah serangan penyakit koroner. Penelitian
menunjukkan bahwa kekurangan vitamin C menyebabkan kerusakan susunan sel
arteri sehingga dapat terisi kolesterol dan menyebabkan aterosklerosis.
Angka kecukupan gizi vitamin C ditetapkan sebesar 60 mg sehari.
Menyembuhkan Flu Lebih Cepat
Apakah
Vitamin C dapat mencegah kita dari masuk angin, flu, bronkitis, atau
pneumonia? Tidak. Apakah vitamin C dapat membantu menyembuhkan lebih
cepat dari masuk angin, flu, bronkhitis atau pneumonia? Ya.
Jika
Anda pada dasarnya sehat dan mengkonsumsi 1.000 hingga 2.000 mg ekstra
vitamin C, gejala flu, demam, atau masuk angin tadi mungkin tidak akan
terlalu memperparah kondisi anda dan Anda bisa sembuh lebih cepat. Bagi
kaum lanjut usia, semakin banyak mengkonsumsi ekstra Vitamin C sangat
baik bagi kesehatan.
Asupan vitamin C yang rendah membuat anda
lebih rentan terhadap penyakit, sedangkan tubuh anda membutuhkan banyak
vitamin C ketika sel-sel tubuh anda bekerja melawan penyakit. Konsumsi
vitamin C 1000 mg sehari akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anda.
Menurunkan Kadar Kolesterol
Penelitian
menunjukkan bahwa orang yang biasa mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi
memiliki kadar kolesterol yang rendah. Mereka juga memiliki kadar
kolesterol LDL rendah (kolesterol jahat) dan kolesterol HDL yang lebih
tinggi (kolesterol baik).
Jadi jika kolesterol total Anda
tinggi, apakah anda dapat menurunkannya dengan mengkonsumsi vitamin C?
Tergantung. Jika sekarang konsumsi vitamin C rendah, meningkatkan
konsumsi vitamin C akan membantu Anda menurunkan kadar kolesterol total
dengan meningkatkan tingkat HDL Anda. Jika sekarang tingkat konsumsi
vitamin C anda sudah tinggi, misalnya mengkonsumsi 2.000 mg per hari,
hal ini tidak akan berpengaruh terhadap kadar kolesterol anda.
Jika
kadar kolesterol Anda tinggi (di atas 220 mg/Dl, namun di bawah 240
mg/Dl), mengkonsumsi suplemen vitamin C bersama dengan diet rendah
lemak, olahraga, dan penurunan berat badan, bisa menurunkan kadar
kolesterol. Jika kolesterol Anda di atas 240 mg/Dl, dan anda sudah mulai
menggunakan obat-obatan untuk menurunkan kadar kolesterol,
konsultasikan dahulu ke dokter sebelum mencoba mengkonsumsi vitamin C
dosis tinggi.
Menurunkan Tekanan Darah
Tekanan
darah tinggi (di atas 140/90) adalah faktor risiko besar untuk penyakit
jantung dan stroke dan juga untuk penyakit ginjal. Banyak studi
menunjukkan bahwa orang dengan kadar tinggi Vitamin C memiliki tekanan
darah yang sedikit lebih rendah dibandingkan orang dengan vitamin C
tingkat rendah. Perbedaannya sekitar empat poin dalam diastolik (ketika
jantung santai antara ketukan). Mungkin kedengarannya tidak banyak,
tetapi menurunkan tekanan darah diastolik dengan hanya dua titik saja,
dapat mengurangi kemungkinan penyakit jantung sebanyak 8%. Ini salah
satu alasan mengapa para lansia yang biasa mengkonsumsi vitamin c dosis
tinggi hidup memiliki resiko lebih sedikit dari serangan jantung dan
stroke.
Jika angka tekanan darah anda cukup tinggi, vitamin C,
bersama dengan berolahraga, menurunkan berat badan, dan berhenti merokok
bisa membantu anda menurunkan tekanan darah anda ke bawah.
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Sistem
kekebalan tubuh melindungi anda dari infeksi. Ini dilakukan oleh
beberapa jenis sel darah putih dan zat kimia lainnya sebagai kurir yang
akan menentukan kemana sel darah putih itu harus pergi dan apa yang
harus dilakukannya. Ketika sehat, anda memiliki sekitar satu triliun
sel-sel darah putih dalam tubuh. Ketika sakit, tubuh akan memproduksi
jutaan sel darah putih lebih setiap jam untuk melawan penyakit.
Semua
sel dan kurir-kurir kimia tadi memerlukan banyak vitamin C untuk dapat
bekerja dengan baik. Kita masih tidak tahu pasti apakah vitamin C dapat
mencegah anda jatuh sakit, tetapi kita tahu bahwa vitamin C dapat
membantu anda sembuh dari sakit lebih cepat. Jika Anda sakit atau
mengalami infeksi, mengkonsumsi vitamin C lebih banyak dari biasanya
akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Penyembuhan Luka
Salah
satu tanda penyakit kudis adalah luka yang tidak dapat disembuhkan atau
luka lama yang muncul kembali. Oleh karena itu anda memerlukan vitamin C
untuk membuat kolagen, yang akan memperbaiki jaringan ikat dan
menyembuhkan luka. mengkonsumsi ekstra Vitamin C akan membantu anda
lebih cepat sembuh jika anda memiliki luka, goresan, patah tulang,
membakar, atau jenis luka lainnya.
Jika anda mengalami operasi,
kadar vitamin C Anda mungkin akan rendah setelah operasi, kita tidak
tahu persis mengapa hal itu terjadi. Untuk membantu anda menyembuhkan
dan melawan infeksi, kadar vitamin C dalam tubuh anda harus tinggi.
Cobalah untuk mengkonsumsi 1.000 mg sehari selama setidaknya dua minggu
sebelum operasi dan empat minggu setelah operasi. Anda tidak hanya akan
lebih cepat sembuh dari operasi, anda juga akan terhindar dari 'bed
sores' (atau kerusakan kulit yang diakibatkan oleh iritasi, misalnya
penderita sakit kronis yang berbaring terlalu lama) karena kolagen di
bawah kulit anda akan menjadi lebih kuat.
Ampuh Melawan Alergi
Jika
anda bersin, itu terjadi karena sistem pertahanan tubuh anda berpikir
bahwa 'zat asing' yang telah masuk ke dalam tubuh anda adalah kuman
penyerang yang harus dilenyapkan. Untuk melakukannya, sistem kekebalan
tubuh anda tadi melepaskan zat kimia yang disebut histamines ke dalam
darah. Korban utama dari pertempuran melawan "penyerbu" adalah anda.
Histamines anda sendiri yang membuat anda bersin, bersin, tersedu,
batuk, gatal-gatal, dan kejadian lainnya yang biasanya tidak
menyenangkan itu.
Obat yang melawan histamines alami disebut
antihistamin. Ada banyak berbagai jenis anti histamin, dan banyak yang
dijual bebas setiap toko obat. Daftar panjang peringatan dan efek
samping pada label obat ini lebih dari sedikit menakutkan. Kebanyakan
antihistamin dapat membuat anda mengantuk.
Jika Anda memiliki
masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung,
ginjal, penyakit prostat, atau penyakit paru-paru, anda tidak boleh
menggunakan obat-obatan jenis anti histamin.
Ada cara yang lebih
mudah, lebih alami dan lebih murah untuk mengatasi alergi pernapasan,
yaitu Vitamin C. Cobalah mengkonsumsi 1.000 hingga 2.000 mg sehari
selama beberapa minggu. Manfatnya adalah alergi anda akan mereda dan
hilang selama anda terus mengkonsumni vitamin C tadi. Hal ini
dikarenakan Vitamin C menjaga sistem kekebalan tubuh dengan membuat
lebih banyak histamines untuk memulai dan membantu Anda mengeluarkan
penyebab alergi tadi keluar dari aliran darah dengan lebih cepat.
Merawat Kulit Anda
Penelitian
lain menemukan bahwa vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang dapat
mencegah terjadinya oksidasi lemak jenuh menjadi bentuk peroksida yang
berbahaya bagi tubuh dan dapat mengganggu sistem kardiovaskular
(pencetus penyakit darah tinggi, jantung koroner, stroke, dan
lain-lain). Ini bermanfaat untuk pembuatan jaringan kolagen yang
berfungsi memperkuat kulit, tulang rawan, tendon, dan dinding pembuluh
darah. Kolagen yang terkandung di dalamnya dapat membantu merangsang
proses peremajaan sel kulit, sehingga membantu mencegah penuaan dini dan
mengatasi berbagai masalah kulit.
Vitamin C dapat dikonsumsi
langsung maupun dioleskan pada kulit. Sangat dianjurkan untuk
mengonsumsi vitamin C secara teratur. Untuk mempertahankan kesehatan dan
meningkatkan daya tahan tubuh, disarankan untuk mengonsumsi vitamin C
dengan dosis antara 500 hingga 1.000 mg/hari. Untuk mempertahankan
kecantikan kulit dibutuhkan vitamin C dengan dosis 500-2.000 mg/hari.
Sedangkan untuk mengurangi vlek kehitaman pada kulit dianjurkan untuk
mengonsumsi vitamin C antara 2.000 hingga 4.000 mg/hari dalam bentuk
buffer (tidak asam) yang dapat dikonsumsi 1-1,5 jam setelah makan. Meski
aman dikonsumsi dalam dosis tinggi dan bersifat larut dalam air, saat
mengonsumsi vitamin C sangat dianjurkan untuk memperbanyak minum air
putih agar terhindar dari terjadinya kristalisasi dalam ginjal.
Dewasa
ini, vitamin C banyak dipergunakan sebagai bahan utama pada berbagai
produk perawatan kulit. Sebagai contoh, apabila dioleskan pada kulit,
vitamin C akan berfungsi langsung melindungi kulit terhadap
oksidative-stress (radikal bebas) yang terjadi akibat paparan sinar
ultraviolet yang menyebabkan masalah penuaan dini pada kulit.
Efek Samping
Angka
kecukupan gizi vitamin C ditetapkan sebesar 60 mg sehari. Bila anda
ingin mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi sebaiknya berkonsultasi dengan
dokter, karena menyangkut efek samping yang dapat di derita. Sejauh ini
vitamin c aman untuk dikonsumsi. Tapi konon vitamin C sebaiknya jangan
diberikan pada penderita gagal ginjal dan batu ginjal, sebab akan memacu
pembentukan batu ginjal. Vitamin C juga bisa mengganggu penyerapan
mineral yang diperlukan tubuh seperti tembaga. Vitamin C merupakan
senyawa yang mempermudah penyerapan zat besi. Sebaiknya jangan diberikan
pada penderita yang mempunyai kelebihan zat besi. Misalnya pasien
hematokromatosis (pewarnaan jaringan dengan pigmen darah)
http://www.smallcrab.com/kesehatan/675-manfaat-vitamin-c-bagi-kesehatan